Tugas Lembaga Amil Zakat


Membayar zakat fitrah adalah kewajiban seluruh umat Islam setiap bulan Ramadhan tiba. Pembayaran zakat fitrah harus dilakukan selama bulan Ramadhan dan sebelum hari raya Idul Fitri. Zakat fitrah yang dibayarkan sebelum bulan Ramadhan atau sesudah hari raya Idul Fitri disebut sebagai sedekah. Zakat fitrah yang dibayarkan berupa bahan makanan pokok dengan kualitas yang lebih baik dari bahan makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari. Umumnya, di Indonesia orang-orang membayar zakat menggunakan beras dengan takaran 2,5 kilogram atau 3,1 liter. Zakat fitrah harus diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Zakat fitrah juga bisa dibayarkan melalui perantara yaitu lembaga amil zakat.

Lembaga amil zakat adalah lembaga yang bertugas mengambil dan mencatat zakat fitrah yang diberikan oleh orang-orang yang berzakat. Kemudian, mereka akan menghitungnya dan memberikan zakat fitrah tersebut kepada orang-orang yang berhak menerima zakat fitrah. Menurut Undang-undang No. 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, lembaga amil zakat adalah lembaga yang bertugas merencanakan dan melaksanakan pengumpulan serta pembagian zakat fitrah kepada yang berhak. Lembaga pengelola zakat di Indonesia sudah berdasarkan hukum. Adapun tugas-tugas yang dilakukan oleh lembaga amil zakat adalah sebagai berikut:

1. Memberikan jaminan dan kepastian pada para pembayar zakat fitrah bahwa zakat yang dibayarkan akan disampaikan ke orang-orang yang berhak menerimanya.

2. Mengelola zakat fitrah secara efektif dan efisien agar zakat fitrah bisa diberikan kepada sasaran yang tepat. 

3. Memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban membayar zakat.

4. Membantu mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial dengan cara membagikan zakat fitrah kepada orang-orang yang berhak menerima.



Empat tugas lembaga amil zakat yang disebutkan di atas membuktikan bahwa peran lembaga amil zakat memang penting dalam pengelolaan dan pendistribusian zakat fitrah di Indonesia. Akan tetapi untuk mendirikan lembaga amil zakat ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain:

1. Orang-orang yang beragama Islam

Zakat merupakan suatu kewajiban bagi umat Muslim. Karena sudah menjadi ketentuan yang sifatnya mutlak dan tidak bisa diganggu gugat maka orang atau lembaga yang bertugas mengelola zakat fitrah harus orang-orang yang beragama Islam.

2. Jujur dan Amanah

Kejujuran adalah sifat penting dan paling mendasar yang harus dimiliki oleh orang-orang yang mengelola zakat fitrah. Kejujuran akan membuat lembaga pengelola zakat bisa dipercaya untuk mengelola dan mendistribusikan zakat fitrah yang diberikan para pemberi zakat. Lembaga pengelola zakat yang tidak jujur dan amanah sama saja melanggar aturan agama dan aturan negara.

3. Kompeten

Orang-orang yang mengelola zakat fitrah tidak hanya jujur dan bisa dipercaya. Mereka juga harus memiliki kompetensi dalam melaksanakan tugasnya. Mereka harus giat dalam mengelola dan mendistribusikan zakat fitrah.
Previous
Next Post »
0 Komentar