Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tenggara

Pada tanggal 12 April 2017, Indonesia tengah berduka karena banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara. Banjir Aceh Tenggara terjadi di pagi hari yang telah meluluhlantakkan 12 desa yang ada di tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara. Banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara telah menyebabkan kerusakan properti hingga mencapai nilai miliaran Rupiah. Hal ini dibuktikan dengan rusaknya lebih dari 400 rumah yang ada di 12 desa di Kabupaten Aceh Tenggara. Selain itu, fasilitas umum seperti pasar, rumah ibadah, dan gedung pemerintahan ikut dilumpuhkan oleh banjir bandang. Banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara disebabkan oleh faktor alam. Selama beberapa hari, Kabupaten Aceh Tenggara diguyur hujan yang deras tanpa henti. Alhasil, sungai mengalir dari pegunungan Leuser mengalami lonjakan volume debit air. Air yang tidak bisa ditampung oleh sungai meluap dan menghancurkan 12 desa yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara.
Bencana banjir Aceh Tenggara telah mengundang simpati masyarakat Indonesia. Ada banyak bantuan yang diberikan kepada korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara. Bantuan tersebut berasal dari lembaga pemerintah, lembaga sosial, dan bantuan perorangan. Bantuan yang penting untuk korban banjir bandang di Kabupaten Aceh tenggara adalah air bersih untuk minum dan keperluan MCK. Apalagi di pengungsian didominasi oleh kaum perempuan, ibu menyusui, anak-anak, dan lansia yang kebutuhan airnya harus tercukupi agar tubuh tetap sehat, segar, dan tidak mengalami dehidrasi.
Bantuan lain yang bisa disalurkan kepada korban banjir Aceh Tenggara adalah makanan yang sudah siap dimakan atau nasi bungkus. Tidak disarankan untuk memberikan bantuan kepada korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara berupa mi instan. Mi instan bukanlah makanan sehat karena mengandung bahan pengawet. Kandungan gizi dalam mi instan tidak mencukupi kebutuhan kalori yang dibutuhkan oleh para pengungsi. Sehingga, nasi bungkus yang siap santap adalah bantuan yang tepat agar para korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara tetap mendapat asupan gizi yang cukup serta terhindar dari kelaparan dan kekurangan gizi selama di pengungsian.
Selain itu, pakaian yang bersih dan layak pakai adalah bantuan yang bisa diberikan kepada korban banjir Aceh Tenggara. Para korban banjir bandang sudah ada di pengungsian selama berhari-hari dalam keadaan basah. Mereka tidak mempunyai persediaan pakaian bersih untuk ganti karena rumah mereka sudah hancur diterjang banjir bandang. Sehingga, pakaian yang bersih dan layak pakai pasti sangat dibutuhkan oleh para pengungsi. Selain pakaian layak pakai, pakaian dalam, popok bayi, dan pembalut wanita tidak kalah pentingnya. Bantuan berupa pakaian dalam, popok bayi, dan pembalut wanita adalah bantuan yang harus diprioritaskan karena pakaian dalam, popok bayi, dan pembalut wanita yang tidak diganti selama berhari-hari akan menjadi sumber penyakit. 
Previous
Next Post »
0 Komentar